DPC FSP KEP KSPI KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH

Sabtu, 08 Oktober 2016

Dianggap Tidak Layak, Buruh Tolak PP 78

KARANGANYAR, Lintas Solo-Serikat buruh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK)menolak PP No 78  tahun 2015 tentang pengupahan.
Hal tersebut terungkap dalam audiensi  FKSBK bersama Komisi D DPRD Karanganyar, Selasa (4/10/2016).
Ketua  FKBSK, Eko Supriyanto, mengatakan, dalam PP  No 78 mengatur formula baru kenaikan upah minimum yang menyebabkan kenaikan upah setiap tahunnya  menjadi baku.
Dijelaskannya, penetapan upah minimum berdasarkan  inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dan bukan berbasis kebutuhan hidup layak.
“Kami tetap menolak PP 78.PP tersebut membatasi kenaikan upah minmum dan menghilangkan mekanisme perhitungan berbasis kebutuhan hidup layak,” katanya kepada lintassolo.com.
Dijelaskannya,  PP ini juga  menghilangkan hak berunding serikat buruh sehingga melanggar  UU No 13 tahun 2003 tentang  ketenagakerjaan termasuk melanggar konvensi ILO No 331 yang mengatur kewajiban melakukan konsultasi dengan buruh untuk menentukan upah minimum.
“Sekali lagi kami tegaskan, kami tetap menolak PP 78 tahun 2015,” tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan upah minimum kabupaten (UMK)  2016 yang berlaku di Karanganyar, FKSBK menilai tidak berjalan sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL).
Menurut Eko, berdfasarkan hasil survey  2015, KHL di Karanganyar sebesar Rp1.441.470, sementara UMK saat ini sebesar Rp1.420.000.
“UMK ini belum sesuai dengan KHL. Kondisi ini juga diperparah dengan UMK antara yang bekerja di atas lima tahun, UMK nya sama dengan pekerja yang baru bekerja satu tahun. Kami mendesak agar para wakil rakyat memberikan rekomendasi kepada gubernur untuk menggunakan KHL sesuai  hasil survey,” jelasnya.
Sementara itu, kepala bidang  hubungan industrial  dan pengawasan ketenagakerjaan Dinsosnakertrans Karanganyar, Sri Wibowo, tetap  berpedoman kepada PP 78 tahun  2015.
Menurut, Sri Wibowo, Dinsosnakertrans tidak dapat mengevaluasi kebiijakan Gubernur Jawa Tengah yang telah menetapkan besarnya UMK.
“Kami tetap berpedoman kepada PP 78. Kami juga tidak bisa melakukan evaluasi terhadap keputusan gubernur,” kata dia.
Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, akan memperjuangkan hak buruh ini hingga ke Provinsi.
“Hasil pertemuan ini, akan kita musyawarahkan dalam rapat komisi.Yang jelas, kita tetap memperjuanghkan hak rekan-rekan pekerja sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Endang.| Iwan Iswanda
Editor: Joko Larsono sumber : http://www.lintassolo.com

Jumat, 26 Agustus 2016

Management Organisasi

Apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan Serikat Pekerja ???
Sebaiknya Kita Cermati hal-hal dibawah ini:
SOP  #Tugas, Kewenangan dan Tanggungjawab dari masing-masing Pengurus SP
BASECAMP  #Pusat Administrasi SP #Pusat Kegiatan SP
Program Kerja  #Yang Telah Disetujui Bersama
Pendanaan  #Siklus Keuangan SP
Unity Is Strength
Bagaimana Administrasi Serikat Pekerja ???
  • Base Camp/Markas SP Idealnya Memiliki:
#Kantor Kesekretariatan Dengan Kelengkapan
 Kursi, Meja, termasuk Kursi Tamu
 Almari, Filling Kabinet – menyimpan Buku–Buku, Dokumen/File, Surat-Surat dan Alat-Alat
#Alat Tulis
 Mesin Ketik Manual/Elektrik, atau;
 Komputer, Printer, Jika Mungkin Di pasang akses untuk Internet
#Board/White Board, Papan Pengumuman
#Buku-buku
 Buku – Induk.
 Buku – Agenda.
 Buku – Buku Pustaka – Meliputi . . . .
#Staff atau Full Timer (jika memungkinkan, kenapa tidak?)
Macam macam Surat :
 Surat Undangan atau Panggilan
 Surat Dinas Organisasi/Maklumat
 Surat Tugas Organisasi
 Surat Keputusan
 Surat Mandat/Kuasa
#Surat Permohonan, meliputi:
 Dispensasi
 Perundingan (PKB, UPAH, PHI)
 Pengaduan/Perantaraan/Pengawas: Mediator, LKS, Dirjen/Menaker
 Gugatan/Banding, dst. - PHI
#Surat Tanggapan/Jawaban terhadap:
 Surat Managemen
 Surat Anjuran Mediator/Pengawas
 Surat Jawaban Gugatan, dst. -PHI
-----''-----
Tujuan Dan Target Serikat Pekerja
Zero Loose – mengurangi kelemahan, kehilangan bahkan dari kekalahan sekecil mungkin.
Achievement – tingkat keberhasilan yang dapat dicapai.
Membership – kemampuan mengembangkan loyalitas dan solidaritas anggota.
Activities – secara keseluruhan segala kegiatan untuk dan demi kepentingan anggota.
Network – membangun komunikasi secara horizontal dan vertikal dalam rangka kerjasama dan membangun jaringan solidaritas.
Untuk itu . . . . . . . .BERCERMINLAH SELALU PADA :
Strengths of The Union kekuatan yang dimiliki dan atau yang dibangun oleh SP.
Weaknesses of The Union kelemahan dari pada SP yang harus diminimalisir.
Opportunities of The Union peluang dan kesempatan bagi SP dalam peran & fungsinya.
Threats Facing of The Union ancaman dan kendala yang rentan harus dihadapi SP
Hubungan Kerja Di Perusahaan
Perjanjian Kerja, adalah perjanjian yang dibuat antara pekerja/buruh dengan Majikan atau pengusaha (perusahaan) yang minimal memuat antara lain syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban para pihak.
Hubungan kerja adalah hubungan antara pekerja/ buruh dengan majikan atau pengusaha (perusahaan) berdasarkan Perjanjian Kerja, yang mempunyai unsur pekerjaan, perintah dan upah.
Jadi Definisinya:
Adalah suatu (sistem) hubungan yang terjadi/terbentuk antara para pelaku dalam proses produksi barang dan/atau jasa, terdiri dari unsur MAJIKAN/PENGUSAHA, PEKERJA/BURUH yang didasari dengan adanya Hubungan Kerja yang dituangkan dalam Perjanjian Kerja.
andainya saja aku tahu...???? Sumber konflik dalam Hubungan Industrial...
UPAH : Hampir di setiap industri hal ini menjadi topik yang tidak pernah habis. Dari era PMTK sampai dengan ketentuan Pasal 156 terutama pada setiap awal tahun kita selalu mendengar dan disuguhi berita dan tontonan pekerja menuntut perbaikan UPAH !!
PERINTAH : Istilah ini telah banyak menimbulkan multi penafsiran, bahkan cenderung melampaui Undang-Undang, sehingga rentan terhadap konflik, baik antara atasan dengan bawahan termasuk pengusaha/perusahaan dengan pekerja/SP.
PEKERJAAN : Istilah yang satu ini pada era sekarang menjadi barang yang sangat langka bagi angkatan kerja, namun merupakan komoditas bagi sang pemilik dengan segala trik-triknya termasuk istilah yang sedang ngetrend di SUB kan hingga istilah nya berubah menjadi OUTSOURCHING. Hal ini jelas ber-akibat pada posisi atau status seorang pekerja.
Jadi dari semua itu adalah... HAK Vs KEWAJIBAN
HAK : Hak adalah sesuatu yang sifatnya melekat dan sah dikukuhkan secara hukum. Namun situasi telah memporak-porandakan tatanan definisi, dimana yang namanya HAK dapat di diingkari dan dapat di kasasi. Luuuuar biasaaaa.
Banyak Hak Dasar/Asasi pekerja yang disalah tafsirkan, dan celakanya banyak para pekerja yang tidak menyadari jika HAK DASAR nya telah di intervensi, bahkan direnggut secara tidak sah oleh pihak lain.
KEWAJIBAN : Istilah yang satu ini pada kenyataannya merupakan konsumsi mutlak bagi pekerja yang secara perimbangan kurang memadai dan parameternya sering tidak konkrit. Sementara jika dibandingkan sanksi yang tidak pernah jelas dan tegas untuk Pelanggaran bagi pihak Pengusaha dalam hal ”sengaja” melalaikan kewajibannya atau bahkan menolak memenuhi.

#KamiTidakTakut

#‎kamitidaktakut‬
Kota Ciu 16/01/16 paska teror bom sarinah banyak hestek atau meme di medsos tentang keberanian rakyat Indonesia terhadap teror #kamitidaktakut.
Halah cerita lama itu tentang keberanian rakyat Indonesia itu (?) bagaimana bangsa ini merebut kemerdekaan adalah contohnya. Serangan 10 November Surabaya, Serangan Oemoem Yogyakarta dll atau jauh sebelum itu perlawanan pangeran Diponegoro dan lain lain tokoh perjuangan bangsa ini.
Ini cerita masa kini tentang keberanian rakyat Indonesia sebagaimana bonek yang identik dengan suporter Persebaya, BONDO NEKAT.
#kamitidaktakut benar dilakukan oleh banyak pemuda ketika umur saatnya menikah sementara dia bekerja dengan upah UMK (?) ingat UMK hanya untuk pekerja lajang dan dengan masa kerja kurang dari satu tahun namun dalam prakteknya banyak perusahaan yang menerapkan upah ya UMK, lalu dimana nekatnya(?) ya dengan upah UMK mau nikah(?) belum lagi nanti muncul anak2 mereka (?) bahkan sering ditemui tidak punya pekerjaan tetappun, kontrak, outsourching, tetap nekat nikah(?) #kamitidaktakut miskin ‪#‎nekatnikah‬.
Skala dan struktur upah mana ada diperusahaan kalaupun ada bisa dihitung dengan jari(?) belum lagi status keluarganya apa sudah di cover dikomponen UMK(?) tidak kan(?) semestinya ada struktur upah Keluarga K-0, K-1, K-2, K-3.
Nekat saja, jalani saja. Kalau UMK mau naik ya PERJUANGKANLAH. bagaimana caranya(?) berserikatlah, tuntutlah, perjuangkan bersama. Upah itu HAKmu bukan hasil dari belas kasihan MAJIKANmu, tidak turun sendiri dari langit dengan tiba2 bimsalabim, sekali lagi PERJUANGKANLAH. #kamitidaktakut.

“Para Pembuat Status”

“Para Pembuat Status”
Lorong Pabrik Kohol, 19/01/16 ini adalah sebuah status saya ditengah2 kesibukkan sebagai buruh pabrik, kok sempat2nya mungkin ada yang berfikir seperti itu hehehe pekerjaan saya seharian didepan komputer tegang kalau mikirin pekerjaan terus, ya sekedar menghilangkan kejenuhan update status.
Berbicara update status dari “para pembuat status” ternyata tak semudah orang ngobrol diwarung kopi bisa sahut menyahut sampai habis kopi dan hisapan cigaret kretek. Membuat status membutuhkan energi untuk berfikir merangkai kata bukan sekedar “ngocol” sampai mulut berbusa2 tidak ada rangkaian makna.
Merangkai kata menyusun makna dalam sebuah status atau bahkan sebuah tuntutan atau pernyataan kemerdekaan sebuah negarapun tak lepas dari rangkaian kata. Kata mengandung makna dalam perpektif apa yang akan mereka pikirkan, renungkan.
Update statuspun bukan sekedar menyampaikan pesan atau sekedar exis lebih dari itu bisa jadi dari pemikiran para pembuat status akan mengerakkan pergerakkan menggulingkan pemerintahan.
Update statusmupun bisa jadi laksana pedang membelah lautan, menyingkap kebuntuan pemikiran, atau bisa jadi statusmu laksana mulutmu harimaumu, berhati2lah dengan statusmu.
Update statusmupun acapkali lebay yang nggak penting gak mutu alay bikin mules ini perut membacanya huekkk pingin muntak aku, tuh buang kelaut aje kali status lebay.
Update status yang menginspirasi laksana mesin siap klik like and share semua kawan2 yang mengikuti bisa melihat dan membacanya.
Pergerakan buruhpun perlu para pembuat status, jangan takut membuat tulisan, jangan takut berbicara distatusmu, dengan statusmu bisa mengerakkan pemikiran dan pemahaman dalam ruang2 yang merindukan model2 atau prespektif yang out the box dari yang selama kita perbuat.
Sukses dan majulah para pembuat status bersamamu kita bisa, bersamamu kita guncangkan dunia.
Salam DPS

“akulah penulis status itu (?) manusia 1/2 dewa”

“akulah penulis status itu (?) manusia 1/2 dewa”
Kota Ciu, 18/03/16 sepenggal kisah manusia-manusia 1/2 dewa dalam linimasa medsos saya, “manusia suci” dengan dalil2 kitab suci dalam setiap statusnya.
ini bukanlah dewa Zeus dalam kisah romawi kuno atau penggalan syair Iwan Fals atau flash waktu diakhir jaman.
sebenarnya hari penghakiman itu belum datang (kalau benar datang) akan tetapi ini benar2 telah terjadi hari penghakiman itu, ketika anda berbeda pendapat atau berseberangan faham atau madzab maka anda akan di”cap” bid’ah, sesat, tidak ada tuntunannya dan masuk neraka.
mereka share-kan puja puji kitab suci dari para alim yang ngajinya dimedsos, kitabnya mbah goggle atau bahkan baru saja belajar agama ehhh sudah bisa mensesatkan seorang ulama yang sudah puluhan tahun menimba ilmu agama dengan predikat cumlaude.
benar2 seperti malaikat bahkan melebihi dari itu berbadan manusia namun seperti tuhan yang menciptakan, manusia2 jenggot kumis kucing hasil obat penumbuh rambut.
dan manusia 1/2 dewa itu ada disekitarmu atau akulah sipenulis status itu (?) manusia 1/2 dewa(?)
bersambung….salam DPS

“akulah penulis status itu (?) manusia isi jamban”

“akulah penulis status itu (?) manusia isi jamban”
Kota Ciu, 16/03/16 edisi manusia isi jamban, huah cuhh rasa muntah seisi perut ini melihat orang2 kutu kupret bermulut jamban.
heran saja masih ada saja manusia jenis ini dalam tulisan statusnya, sumpah serapah bak seorang pahlawan tapi alamat seisi jamban keluar semua.
t*ai dan saudara2 nya sering kali mengalir dari hulu ke hilir timeline dan kubiarkan lewat entah berhenti dimana dia, status bau mulut dan pikiran bak t*i hanyut diderasnya aliran sungai.
teringat seorang calon pentahana gubernur dalam beberapa sesi wawancara live pula isinya t*i, t*ai, t*ai semua ini orang apa isi otaknya t*i semua ya..(?)
bersambung….salam DPS

Bekerja Dengan Hati Bukan Dengan Retorika

sebuah catatan kecil
Ungaran 28.5/16 disela2 agenda Musda saya berkesempatan mendampingi pimpinan pusat yang berkesempatan hadir dalam agenda tersebut. Tidak ada yang istimewa dalam beberapa tema pembicaraan selain ramah tamah setelah sekian waktu tidak bersua.
bapak yang saya dampingi ini berpenampilan kalem akan tetapi terlihat tegas dalam bersikap, tidak seperti aktifis lainnya keras dalam berorasi atau berkoar dalam bicara, saya melihat dengan bahasa yang santun dan lembut sebagai bapak melahirkan pemikiran2 yang hebat sebagai negosiator dan organisatoris.
suatu saat berbicara tentang Pengupahan Jateng yang konon upahnya paling rendah se-Indonesia beliaunya bertanya ada apa dengan Pengupahan Jawa Tengah ?
****
seorang kawan saya yang pengiat perburuhan yang mengatakan jalan pergerakan kurang lebih seperti ini, (entahlah maksudnya apa?) : jadi jangan menyalahkan buruh yang mengakibatkan lambat laju kendaraan tuan dijalan raya bahkan dijalan tol sekalipun, sebab mengharapkan gerakan buruh yang lemah lembut santun dan normatif sama konyolnya membuat tuan2 tersenyum. Sungguh hukum sangat lambat merespon persoalan buruh sama seperti lambatnya kendaraan tuan!
ahh kau apa maksudnya kawan saya, yang jelas bapak yang saya dampingi menimpali apa hasil dari “kerasnya” pergerakannya(?) apakah upah Jateng naik dengan signifikan? ataukah ada bargaining dengan kekuasaan? ada banyak aliansi di Jateng tapi toh terendah juga? bahkan pabrik tempat mereka bekerja merumahkan pekerjanya ? apa yang mereka lakukan? apa mau “keras” juga?
silakan lihat yang keras atau yang santun tempat bersemayamnya bekerja dengan hati dan jiwa, bukan retorika atau padanan hasil berkarya.
bekerja dengan hati bukan dengan retorika.
salam DPS