Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025
Gambar
                                Siaran Pers KSPI dan Partai Buruh Lebih dari 5.000 Buruh Menggelar Aksi 30 Oktober yang Dipusatkan di Aula Jakarta Convention Center (JCC Senayan) dalam Bentuk Konsolidasi Aksi Menuntut Kenaikan Upah Minimum 8,5 Persen sampai 10,5 Persen dan Pengesahan RUU Ketenagakerjaan. Aksi Serempak juga Dilakukan Puluhan Ribu Buruh di Seluruh Wilayah Indonesia. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan lebih dari 5.000 buruh akan melakukan aksi pada tanggal 30 Oktober 2025 pukul 10.30 WIB sampai selesai di Aula Jakarta Convention Center (JCC Senayan, Jakarta Pusat). “Pemilihan lokasi ini diputuskan dengan pertimbangan agar fokus pada konsolidasi massa aksi dan pendalaman isu, sehingga anggota memahami arah perjuangan organisasi,” ujar Said Iqbal. Menurut Said Iqbal, aksi secara terbuka yang semula direncanakan di Gedung...

Diam Bukan Lemah, Tapi Tanda Kekuatan Tak Tergoyahkan

Gambar
  Setiap orang pasti pernah diremehkan. Kadang oleh teman, rekan kerja, bahkan keluarga sendiri. Tapi yang membedakan seseorang yang biasa dan luar biasa bukan seberapa sering dia diremehkan, melainkan bagaimana ia meresponsnya. Orang yang langsung marah atau tersinggung hanya membuang energi. Sementara mereka yang tetap tenang dan menjadikannya bahan bakar—itulah orang yang paling berbahaya. Ketenangan di tengah penghinaan artinya seseorang sudah punya kendali atas dirinya. Ia tak butuh pembuktian instan, karena tahu waktulah yang akan bicara. Ketenangan bukan tanda lemah, tapi bukti kekuatan batin yang luar biasa. Mereka tahu, balas dendam terbaik bukan dengan kata-kata, tapi dengan hasil nyata yang tak bisa dibantah. Mengubah hinaan jadi energi diam-diam Orang tenang saat diremehkan bukan berarti tak terluka. Mereka hanya memilih untuk tak meledak. Rasa sakit mereka ubah jadi motivasi, rasa marah jadi dorongan untuk melangkah lebih jauh. Semakin banyak yan...

Prinsip Formil UU Ketenagakerjaan

Gambar
Koalisi Serikat Pekerja – Partai Buruh, di mana di dalamnya ada KSPI, menyampaikan setidaknya 7 prinsip formil yang harus diperlukan dalam pembuatan UU Ketenagakerjaan. Prinsip formil ini diperlukan untuk memagari agar proses pembentukan hukum tidak menyimpang dari asas-asas konstitusional. Prinsip formil menegaskan bahwa pembuat undang-undang wajib tunduk pada tata cara, prosedur, dan mekanisme pembentukan peraturan sebagaimana diatur dalam UUD dan peraturan perundang-undangan. Tanpa kepatuhan terhadap prinsip formil, produk hukum berpotensi kehilangan legitimasi dan dapat digugat secara konstitusional. Oleh karena itu, pemenuhan aspek formil bukan hanya soal administratif, tetapi juga merupakan perwujudan dari prinsip negara hukum (rechtsstaat) yang menjamin partisipasi publik, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses legislasi.

“BANGKIT!!! TIDAK ADA YANG PEDULI CERITA KAMU KECUALI KAMU BERHASIL” – SINGGASANA KATA –

Gambar
Hidup sering kali terasa tidak adil. Banyak orang berjuang keras, menghadapi kesulitan, bahkan menanggung luka batin yang tidak terlihat orang lain. Namun kenyataannya, dunia tidak selalu punya waktu untuk mendengarkan semua cerita penderitaan kita. Orang hanya akan benar-benar memberi perhatian ketika kita berhasil menunjukkan hasil nyata. Itulah pahitnya hidup: perjuangan kita sering tak dianggap, tapi keberhasilan sekecil apa pun langsung menjadi sorotan. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan dalam diri bahwa satu-satunya jalan keluar dari penderitaan bukanlah mengharapkan belas kasihan orang lain, melainkan bangkit dan membuktikan diri. Semua orang bisa mengeluh, semua orang punya cerita sulit. Tetapi hanya mereka yang berani bangkit, terus bergerak, dan mencapai keberhasilanlah yang benar-benar mendapat tempat dan pengakuan dalam hidup ini. Dunia Tidak Punya Waktu untuk Mendengar Keluhanmu Fakta pahit yang sering dilupakan banyak orang adalah dunia ini bergerak cepat, dan seti...

Sejarah Partai Buruh

Gambar
  Sejarah Partai Buruh We are the Working Class Partai Buruh dibangun dan didirikan kembali oleh para pendiri yang berasal dari 4 Konferderasi serikat pekerja terbesar dan 50 Federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga honorer, dan organisasi petani serta nelayan terbesar di Indonesia. Organisasi Pengurus Partai Buruh yang Lama Rumah Buruh Indonesia unsur konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Rumah Buruh Indonesia unsur Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Organisasi Rakyat Indonesia - KSPSI Serikat Petani Indonesia (SPI) Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Rumah Buruh Indonesia unsur FSP KEP Rumah Buruh Indonesia unsur FSP FARKES Reformasi Forum Pendidik dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FPTHSI) Gerakan Perempuan Indonesia (GPI) Sesuai dengan namanya, konstituen dari partai ini adalah Buruh pabrik, buruh kantor, buruh perempuan, buruh tani, buruh nelayan, buruh guru, buru...

Membela Kelas Pekerja (working class) untuk mewujudkan Negara Sejahtera (welfare state)

Gambar
  Motivai : Membela Kelas Pekerja (working class) untuk mewujudkan Negara Sejahtera (welfare state) [1] Memperjuangkan kedaulatan rakyat; [2] Memperluas lapangan kerja; [3] Memberantas Korupsi; [4] Meningkatkan kualitas Jaminan Sosial, meliputi: Jaminan Kesehatan, Jaminan Dana Pensiun, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian).  Selain itu, Menambah jenis Jaminan Sosial baru dalam bentuk Jaminan Dana Pengangguran, Jaminan Pendidikan, Jaminan Perumahan, Jaminan Air Bersih, dan Jaminan Makanan; [5] Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Reforma Agraria; [6] Memperjuangkan kenaikan Upah Layak; [7] Mewujudkan kebijakan Pajak yang berkeadilan untuk Kesejahteraan Rakyat; [8] Dalam Hubungan Industrial: Menolak sistem tenaga kerja alih daya (outsourcing), Menolak sistem karyawan kontrak (PKWT) tanpa batas waktu, Memperjuangkan uang pesangon yang layak, Jam kerja yang manusiawi, Upah, Hak istirahat cuti haid dan cuti melahirkan untuk buruh perempuan, Menolak PHK yang ...