Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dari Tempat Kerja Menuju Pekerjaan yang Layak

Dari Tempat Kerja Menuju Pekerjaan Layak (3) Hubungan Industrial Konstruktif

Gambar
Sebelum membahas lebih lanjut perlu kita ketahui apa itu hubungan industrial konttruktif itu? Ada beberapa jenis istilah hubungan industrial yang berbeda…HI Sehat, HI Baik, HI Bermusuhan, HI Bersahabat , HI Patriarkal, HI Perjuangan Klas, HI Konstruktif. Tujuan kita adalah membangun Hubungan Industrial Konstruktif, lalu apa yang dimaksud dengan  Hubungan Industrial Konstruktif? Pada bulan September 2009, para pemimpin serikat pekerja di Asia  dan Pasifik bergabung  dalam Konferensi Hubungan Industrial ITUC-AP di Singapura, Mereka mengadopsi definisi “Hubungan Industrial Konstruktif”. Hubungan Industrial Konstruktif  oleh ITUC-AP didefinisikan Berdasarkan pengakuan penuh dan kegiatan serikat pekerja sesuai dengan konvensi ILO 87 dan 98 dalam mengupayakan Pekerjaan Layak dan kesejahteraan bersama, dan dalam iklim politik yang stabil agar mitra sosial dapat dilaksanakan tanpa takut adanya pembalasan; para pihak yang terkait mempunyai kepentingan yang sama pada sta...

Dari Tempat Kerja Menuju Pekerjaan yang Layak (2) Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)

Setelah kita mengetahui standard ketenagakerjaan yang menjadi dasar dari code of conduct bagi seluruh management perusahaan seluruh dunia tidak terkecuali termasuk Indonenesia yang telah meratifikasi standard-standard ketenagakerjaan, kita perlu juga mengetahui mengenai tanggung jawab social perusahaan. Perdagangan internasional telah mewajibkan bagi seluruh perusahaan didunia untuk mengimplementasikan code of conduct yang dalamnya diantaranya mencakup standard ketenagakerjaan dimana perusahaan itu berada, Issu Hak azazi manusia, perlindungan lingkungan dengan penerapan ISO 14000, Kepatuhan dan tata kelola, serta konsumen dan masyarakat sekitar.   Di dalam masyarakat sekarang ini CSR dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan menjadi semakin penting, Peranan dan tanggung jawab perusahaan sebagai Komponen masyarakat harus dapat memuaskan masyarakat itu sendiri Isu Utama CSR untuk Pekerja dan Serikat Pekerja 1. Hak azazi manusia Sebagaimana halnya dalam k...

Dari Tempat Kerja Menuju Pekerjaan Layak (1) Standard Ketenagakerjaan

Sebagai buruh pabrik selama ini terkesan bekerja sebagai robot-robot bernyawa dengan rutinitas dibalik cerobong asap dan lorong-lorong tempat kerja yang kotor dan jorok, banyak yang perlu kita pikirkan permasalahan di tempat kerja dan isu-isu lainya bagi pekerja dan juga serikat pekerja. Lalu apakah isu-isu paling penting untuk dapat mewujudkan standar utama ketenagakerjaan ditempat kerja anda sendiri? Pada tahun 1944 Konferensi Perburuhan Internasional bertemu di Philadelpia, Amerika Serikat. Pertemuan ini menghasilkan DEKLARASI PHILADELPIA, yang mendefinisikan kembali tujuan dan maksud Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Deklarasi tersebut memuat prinsip-prinsip sebagai berikut: • Tenaga kerja bukanlah barang dagangan; • Kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan berserikat adalah penting untuk mencapai dan mempertahankan kemajuan yang telah dicapai; • Dimana ada kemiskinan, di situ kesejahteraan terancam; • Semua manusia, tanpa memandang ras, asal usul, atau jenis kelami...