Postingan

Dari Buruh ke Tenaga Kerja: Menelusuri Jejak Depolitisasi Gerakan Buruh di Indonesia

Gambar
*Dari Buruh ke Tenaga Kerja: Menelusuri Jejak Depolitisasi Gerakan Buruh di Indonesia* LOGIKA MERDEKA | HISTORY Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Dalam kehidupan sosial dan politik, pilihan kata dapat membentuk cara masyarakat memahami dirinya, melihat kepentingannya, dan memandang hubungan dengan kekuasaan. Dalam sejarah gerakan pekerja Indonesia, penggunaan istilah buruh, pekerja, karyawan, dan tenaga kerja menarik untuk ditelusuri. Apakah perubahan istilah tersebut sekadar perkembangan bahasa, atau berkaitan dengan perubahan politik dan posisi gerakan buruh di hadapan negara? Pertanyaan ini perlu dibaca dalam konteks perubahan kekuasaan, kebijakan ketenagakerjaan, organisasi buruh, dan kebebasan berserikat di Indonesia. *Ketika Gerakan Buruh Menjadi Kekuatan Politik* Sebelum 1965, gerakan buruh Indonesia berkembang sebagai kekuatan sosial dan politik yang cukup besar. Salah satu organisasi utamanya adalah Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI), yang menja...

Ketika Pekerjaan Terpecah, Bagaimana Serikat Membangun Kekuatan?

Gambar
*Logikamerdeka.com* *Ketika Pekerjaan Terpecah, Bagaimana Serikat Membangun Kekuatan?* _Outsourcing, menyusutnya basis pekerja tetap, dan tantangan baru pengorganisasian buruh_ Dunia kerja terus berubah. Di banyak kawasan industri, pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan oleh pekerja perusahaan kini juga melibatkan pekerja alih daya. Mereka bekerja dalam lingkungan yang sama, bahkan bisa terlibat dalam satu rangkaian proses produksi, tetapi memiliki status hubungan kerja, pemberi kerja, dan tingkat kepastian kerja yang berbeda. Perubahan ini bukan sekadar persoalan administrasi ketenagakerjaan. Ada pertanyaan yang lebih mendasar bagi gerakan serikat pekerja: ketika struktur tenaga kerja berubah, apakah cara serikat membangun kekuatan juga ikut berubah? Ambil contoh kawasan industri pulp dan kertas. Dalam satu lingkungan industri, pekerja tetap perusahaan dan pekerja alih daya dapat terlibat dalam kegiatan produksi, pemeliharaan mesin, transportasi, kebersihan, serta berbagai p...

Dari Keluhan ke Perjuangan : Menghubungkan Gagasan dengan Kenyataan Buruh

Gambar
Dari Keluhan ke Perjuangan: Menghubungkan Gagasan dengan Kenyataan Buruh LOGIKA MERDEKA | LABOR *Logikamerdeka.com* Di lingkungan pabrik, keluhan buruh bukan sesuatu yang sulit ditemukan. Ada yang mengeluhkan upah, jam kerja, atau beban produksi. Persoalan itu dibicarakan di kantin, di tempat istirahat, bahkan setelah pekerja pulang. Namun, tidak semua keluhan berkembang menjadi perjuangan bersama. Mengapa demikian? Mengetahui adanya persoalan tidak selalu membuat seseorang siap memperjuangkannya. Seorang pekerja mungkin memahami haknya, tetapi takut mengambil risiko. Pekerja lain berani menyampaikan keberatan, tetapi belum melihat hubungan antara masalah yang dialaminya dan kepentingan rekan-rekannya. Ada pula yang berharap persoalan selesai dengan sendirinya. Di antara keluhan dan tindakan bersama, ada proses yang tidak sederhana , membangun pemahaman, menemukan kepentingan bersama, dan mengorganisasi kekuatan untuk memperjuangkannya. Persoalan ini membantu kita memahami ...

KETIKA DUNIA MULAI MENGOREKSI FLEKSIBILITAS, KE MANA ARAH HUKUM PERBURUHAN INDONESIA

Gambar
*KETIKA DUNIA MULAI MENGOREKSI FLEKSIBILITAS, KE MANA ARAH HUKUM PERBURUHAN INDONESIA* *Oleh: Zul Arifin Tan* _Buruh, aktivis serikat pekerja dan pegiat pendidikan buruh_ Apakah pelemahan perlindungan pekerja hanya terjadi di Indonesia? Pertanyaan ini penting di tengah perubahan besar dunia kerja, ketika istilah _fleksibilitas tenaga kerja_ semakin sering muncul dalam pembicaraan mengenai investasi, produktivitas dan daya saing. Perusahaan membutuhkan ruang untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ekonomi, tetapi di sisi lain pekerja membutuhkan kepastian pekerjaan, upah, perlindungan ketika terjadi PHK, serta hak untuk berserikat dan berunding. Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa fleksibilitas pasar kerja tidak selalu berjalan tanpa persoalan. Setelah krisis ekonomi 2008 - 2009, sejumlah negara melakukan pelonggaran aturan ketenagakerjaan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sebagian negara justru mulai memperketat kembali aturan mengenai pekerja kontrak sementar...

KETENANGAN BUKAN KARENA HIDUPNYA MUDAH, TAPI KARENA MEREKA DISIPLIN MENJAGA DIRI

Gambar
  Pernah nggak sih kamu lihat orang yg hidupnya kelihatan tenang banget? Padahal kalau kamu tahu, masalah mereka sama beratnya kayak kita kerjaan numpuk, keuangan belum stabil, hubungan kadang juga berantakan. Tapi entah kenapa, wajahnya tetap adem, langkahnya tetap pelan tapi pasti, dan hatinya seperti nggak mudah goyah. Bukan karena hidup mereka tanpa beban, tapi karena mereka punya kebiasaan sederhana yg bikin pikirannya tetap waras di tengah kekacauan dunia. 1. Mereka nggak overthinking hal yang belum terjadi Mereka sadar satu hal penting: masa depan belum datang, dan belum tentu seburuk yg dibayangkan. Jadi buat apa diseret ke hari ini dan bikin kepala penuh? Mereka memilih fokus pada “Apa yang bisa aku lakukan sekarang?” Karena yang bisa dikendalikan cuma saat ini, bukan besok yang belum tentu datang. 2. Mereka punya rutinitas yang stabil Bukan berarti hidupnya kaku, tapi mereka tahu: rutinitas itu jangkar. Saat dunia di luar goyah, kebiasaan kecil ...

Cara Melatih Pikiran

Gambar
Banyak membaca, bukan sekedar scroll Mulainya ngga harus berat: Baca buku finansial ringan, artikel bisnis, bahkan kisah sukses orang.  Tujuannya: bikin otak kamu"kaya informasi" 2. Latih mikir logis, bukan ikut-ikutan Nggak gampang ikut tren. Biasakan tanya: "ini masuk akal ngga?" 3. Fokus jangka panjang  Ngga cari uang cepat. Coba ubah mindset: bukan "gimana dapet uang hari ini" tapi "gimana stabil 1-5 tahun ke depan" 4. Kontrol emosi Ini yang paling penting. Jangan ambil keputusan pas panik / senang berlebihan biasakan tenang dulu sebelum mutusin sesuatu 5. Tulis pemikiran kamu Suka mencatat. Coba tiap hari tulis keputusan kamu, tulis kenapa kamu ambil itu ini bikin pola pikir kamu makin tajam 6. Pilih lingkungan yang benar Selalu dekat sama orang pintar, sangat berpengaruh terhadap cara kamu berfikir

Pencetus Narasi Akal Sehat Hingga Sering Bikin Panas Penguasa, Siapa Sosok Rocky Gerung Sebenarnya?

Gambar
Pencetus Narasi Akal Sehat Hingga Sering Bikin Panas Penguasa, Siapa Sosok Rocky Gerung Sebenarnya? Nama Rocky Gerung selalu sukses menyedot perhatian publik nasional. Pria kelahiran Manado, 20 Januari 1959 ini dikenal luas sebagai akademisi, filsuf, dan intelektual publik yang kerap memicu perdebatan panas lewat pemikiran kritis, retorika tajam, serta jargon "akal sehat" yang menjadi ciri khasnya. Latar Belakang Pendidikan dan Karier Akademik Perjalanan akademis Rocky dimulai di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1979. Sempat mengenyam pendidikan di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, ia akhirnya menyelesaikan studinya dan meraih gelar Sarjana Sastra dari Jurusan Ilmu Filsafat UI. Selama masa kuliahnya, Rocky dikenal dekat dengan para aktivis gerakan sosialisme seperti Marsillam Simanjuntak dan Hariman Siregar. Setelah lulus, Rocky dipercaya menjadi dosen tidak tetap di Departemen Ilmu Filsafat UI hingga awal 2015. Selama 15 tahun mengajar, ia mengampu mata k...