Postingan

KETIKA DUNIA MULAI MENGOREKSI FLEKSIBILITAS, KE MANA ARAH HUKUM PERBURUHAN INDONESIA

Gambar
*KETIKA DUNIA MULAI MENGOREKSI FLEKSIBILITAS, KE MANA ARAH HUKUM PERBURUHAN INDONESIA* *Oleh: Zul Arifin Tan* _Buruh, aktivis serikat pekerja dan pegiat pendidikan buruh_ Apakah pelemahan perlindungan pekerja hanya terjadi di Indonesia? Pertanyaan ini penting di tengah perubahan besar dunia kerja, ketika istilah _fleksibilitas tenaga kerja_ semakin sering muncul dalam pembicaraan mengenai investasi, produktivitas dan daya saing. Perusahaan membutuhkan ruang untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ekonomi, tetapi di sisi lain pekerja membutuhkan kepastian pekerjaan, upah, perlindungan ketika terjadi PHK, serta hak untuk berserikat dan berunding. Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa fleksibilitas pasar kerja tidak selalu berjalan tanpa persoalan. Setelah krisis ekonomi 2008 - 2009, sejumlah negara melakukan pelonggaran aturan ketenagakerjaan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, sebagian negara justru mulai memperketat kembali aturan mengenai pekerja kontrak sementar...

KETENANGAN BUKAN KARENA HIDUPNYA MUDAH, TAPI KARENA MEREKA DISIPLIN MENJAGA DIRI

Gambar
  Pernah nggak sih kamu lihat orang yg hidupnya kelihatan tenang banget? Padahal kalau kamu tahu, masalah mereka sama beratnya kayak kita kerjaan numpuk, keuangan belum stabil, hubungan kadang juga berantakan. Tapi entah kenapa, wajahnya tetap adem, langkahnya tetap pelan tapi pasti, dan hatinya seperti nggak mudah goyah. Bukan karena hidup mereka tanpa beban, tapi karena mereka punya kebiasaan sederhana yg bikin pikirannya tetap waras di tengah kekacauan dunia. 1. Mereka nggak overthinking hal yang belum terjadi Mereka sadar satu hal penting: masa depan belum datang, dan belum tentu seburuk yg dibayangkan. Jadi buat apa diseret ke hari ini dan bikin kepala penuh? Mereka memilih fokus pada “Apa yang bisa aku lakukan sekarang?” Karena yang bisa dikendalikan cuma saat ini, bukan besok yang belum tentu datang. 2. Mereka punya rutinitas yang stabil Bukan berarti hidupnya kaku, tapi mereka tahu: rutinitas itu jangkar. Saat dunia di luar goyah, kebiasaan kecil ...

Cara Melatih Pikiran

Gambar
Banyak membaca, bukan sekedar scroll Mulainya ngga harus berat: Baca buku finansial ringan, artikel bisnis, bahkan kisah sukses orang.  Tujuannya: bikin otak kamu"kaya informasi" 2. Latih mikir logis, bukan ikut-ikutan Nggak gampang ikut tren. Biasakan tanya: "ini masuk akal ngga?" 3. Fokus jangka panjang  Ngga cari uang cepat. Coba ubah mindset: bukan "gimana dapet uang hari ini" tapi "gimana stabil 1-5 tahun ke depan" 4. Kontrol emosi Ini yang paling penting. Jangan ambil keputusan pas panik / senang berlebihan biasakan tenang dulu sebelum mutusin sesuatu 5. Tulis pemikiran kamu Suka mencatat. Coba tiap hari tulis keputusan kamu, tulis kenapa kamu ambil itu ini bikin pola pikir kamu makin tajam 6. Pilih lingkungan yang benar Selalu dekat sama orang pintar, sangat berpengaruh terhadap cara kamu berfikir

Pencetus Narasi Akal Sehat Hingga Sering Bikin Panas Penguasa, Siapa Sosok Rocky Gerung Sebenarnya?

Gambar
Pencetus Narasi Akal Sehat Hingga Sering Bikin Panas Penguasa, Siapa Sosok Rocky Gerung Sebenarnya? Nama Rocky Gerung selalu sukses menyedot perhatian publik nasional. Pria kelahiran Manado, 20 Januari 1959 ini dikenal luas sebagai akademisi, filsuf, dan intelektual publik yang kerap memicu perdebatan panas lewat pemikiran kritis, retorika tajam, serta jargon "akal sehat" yang menjadi ciri khasnya. Latar Belakang Pendidikan dan Karier Akademik Perjalanan akademis Rocky dimulai di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1979. Sempat mengenyam pendidikan di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, ia akhirnya menyelesaikan studinya dan meraih gelar Sarjana Sastra dari Jurusan Ilmu Filsafat UI. Selama masa kuliahnya, Rocky dikenal dekat dengan para aktivis gerakan sosialisme seperti Marsillam Simanjuntak dan Hariman Siregar. Setelah lulus, Rocky dipercaya menjadi dosen tidak tetap di Departemen Ilmu Filsafat UI hingga awal 2015. Selama 15 tahun mengajar, ia mengampu mata k...

Profil Eko Supriyanto Ketua Executive Comitte Partai Buruh Kabupaten Sukoharjo

Gambar

Eko Supriyanto - Ketua Executive Committee (Exco) Partai Buruh Kabupaten Sukoharjo

Gambar
Eko Supriyanto - Ketua Executive Committee (Exco) Partai Buruh Kabupaten Sukoharjo Eko Supriyanto adalah nakhoda gerakan kelas pekerja di Sukoharjo. Sebagai Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Sukoharjo, perannya bukan sekadar administratif partai, tapi sebagai penyambung suara buruh, tani, nelayan, dan rakyat kecil di kabupaten industri ini. Perjuangannya bisa dilihat dari 3 garis utama: 1. Konsolidasi Massa - Menyatukan yang Terpisah Baginya Partai Buruh adalah rumah bersama. Misi utamanya adalah mempersatukan berbagai elemen serikat buruh, petani, dan masyarakat wong cilik di Sukoharjo di bawah satu panji: "Suara Kita, Kekuatan Kita". Seperti yang ia tulis sendiri: "Ketika buruh bersatu, rakyat kuat — dan bangsa ini bergerak maju."   Ia membuka pintu selebar-lebarnya untuk bergabung di tingkat Kecamatan, Desa, sampai RT/RW melalui Kantor Exco Kabupaten Sukoharjo.   2. Advokasi Kebijakan - Garda Depan di Isu Upah Eko Supriyanto dikenal vokal dalam advoka...

*Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kalah Oleh Buruh Dalam Gugatan UMSK di PTUN Bandung*

Gambar
*SIARAN PERS* *Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Kalah Oleh Buruh Dalam Gugatan UMSK di PTUN Bandung* Jakarta, 22 Juli 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang memenangkan gugatan buruh terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026. Dalam konferensi pers KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal menjelaskan bahwa PTUN Bandung mengabulkan gugatan yang diajukan buruh KSPI terhadap keputusan Gubernur Jawa Barat mengenai penetapan UMSK 2026. Menurut Said Iqbal, terdapat dua poin penting dalam putusan tersebut. Pertama, PTUN memerintahkan Gubernur Jawa Barat mencabut Surat Keputusan (SK) UMSK 2026 yang sebelumnya diterbitkan karena dinyatakan tidak berlaku. Kedua, gubernur diwajibkan menerbitkan SK baru yang menetapkan UMSK sesuai rekomendasi yang telah disampaikan masing-masing bupati dan wal...